Telp: +86-(0)532 6609 8998
Dilihat: 33 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 08-12-2017 Asal: Lokasi
Cina adalah produsen besar produk PVC. Pada tahun 2016, kapasitas produksi PVC Tiongkok adalah 23,26 juta ton , dimana 10 juta ton produksinya berlokasi di Tiongkok barat laut, sedangkan industri konsumen hilir seperti produsen poliester atau PET sebagian besar berlokasi di wilayah pesisir timur dan selatan Tiongkok. Dengan perjalanan sejauh 3.000-4.000 km, transportasi multimoda kereta api tidak diragukan lagi merupakan cara yang paling hemat biaya untuk mengirimkan bubuk PVC dalam jumlah besar dari asalnya di Tiongkok Barat Laut ke pabrik konsumen di Tiongkok timur dan selatan. Namun, dengan meningkatnya biaya tenaga kerja di Tiongkok, seruan untuk pola logistik yang lebih hemat biaya dan efisien sangat dibutuhkan baik dari sisi pasokan maupun pembelian.

XINJIANG ZHONGTAI KIMIA CO., LTD. adalah produsen PVC terbesar di Cina. Pada tahun 2017 ZHONGTAI memulai penelitian bersama dengan LAF mengenai Rantai Pasokan Logistik PVC, yang bertujuan untuk menemukan solusi logistik yang lebih efisien dan hemat biaya untuk pengiriman produk PVC.
Pada tanggal 21 November 2017, pengiriman PVC dalam peti kemas pertama melalui kereta api dilakukan di Urumqi, dan dipandang sukses setelah upaya bersama LAF dan ZHONGTAI.

ZHONGTAI dulu menggunakan tas anyaman 25Kg untuk mengemas produk PVC. Rantai pasokan logistik yang asli memiliki terlalu banyak penanganan tenaga kerja, namun efisiensinya rendah dan biayanya tinggi. Kantong berisi, setelah dipalet, akan dipindahkan ke depo kereta api dengan truk; di depo, setelah dilakukan pemeriksaan, tas akan dimasukkan ke dalam gerbong boks rel dengan banyak operasi buruh; setibanya di stasiun kereta api tujuan, semua tas harus dipindahkan ke truk dari gerbong boks melalui operasi buruh, dan kemudian, untuk dikirim ke pabrik akhir; ketika barang akhirnya sampai di pabrik, tas harus diturunkan dari truk, dipindahkan ke gudang oleh tenaga kerja.
Seperti yang terjadi pada pabrik PET atau polyester, harus ada pekerja yang memotong tas dan menyuntikkan bahan PVC ke dalam peralatan produksinya.

LAF mengedepankan SOLUSI LOGISTIK KONTAINERISASI SILO KE SILO untuk pengiriman bubuk PVC, yang menggunakan Dry Bulk Liner sebagai kemasannya, dapat dipasang ke dalam wadah 20'GP dan memindahkan wadah tersebut ke dalam wadah yang bersih, kedap udara, tahan debu dan lembab untuk bubuk PVC; dan solusinya telah hadir seiring dengan usulan Mesin Bongkar / Bongkar Otomatis untuk pengisian dan pembuangan kontainer. Transportasi dalam peti kemas meminimalkan pengoperasian tenaga kerja manusia di asal komoditas, dalam perjalanan, dan di tempat tujuan, sebagai unit standar, peti kemas dapat dimuat, diangkut, dan dibongkar secara efisien dengan bantuan mesin.
Dengan SOLUSI LOGISTIK KONTAINERISASI SILO KE SILO , rantai pasokan logistik disederhanakan dan dipersingkat, seperti di bawah ini.

Pengiriman percobaan ini telah menyaksikan banyak keuntungan dari transportasi kontainer:
Mengurangi Biaya Tenaga Kerja Secara Signifikan: Bubuk PVC akan dimasukkan ke dalam wadah secara otomatis dengan mesin, tidak diperlukan penanganan tenaga kerja manusia.
Meningkatkan Efisiensi Pengiriman Kargo: untuk memuat PVC 18MT, dengan tas kecil, diperlukan waktu 1 jam untuk mengangkatnya ke truk dengan tenaga kerja, sementara dengan solusi baru, satu kontainer berukuran 20 kaki dapat diisi dalam waktu 30 menit tanpa penanganan tenaga kerja.
Memperbaiki lingkungan produksi: selama proses pengisian, bubuk dipindahkan dari silo ke wadah melalui pipa, tanpa polusi debu.

Mengurangi Biaya Tenaga Kerja: dengan transportasi peti kemas, tidak perlu memuat produk PVC secara manual ke dalam gerbong boks, sehingga dapat menghemat biaya tenaga kerja secara signifikan.
Kualitas Komoditas Dapat Dilindungi dengan Baik: Liner Curah Kering dirancang dengan film PE tahan lembab, dapat melindungi bubuk PVC dengan baik di lingkungan yang kering, bersih, dan tertutup rapat, dan memastikan komoditas bebas dari kerusakan akibat kelembapan atau kontaminasi asing.
Kurangi Kehilangan Kargo: tas kecil mudah rusak saat transit. Menurut data yang diberikan oleh ZHONGTAI, tingkat kehilangan kargo sekitar 3‰ dalam satu pengiriman dengan gerbong boks dan tas kecil, sedangkan menggunakan transportasi peti kemas hampir tidak ada kehilangan kargo.

Menghemat Biaya Tenaga Kerja: di satu sisi, bubuk PVC akan secara otomatis dipindahkan ke silo penyimpanan melalui pipa dengan mesin di pabrik tujuan, menghilangkan penyerahan tenaga kerja untuk membongkar tas dari truk dan memindahkan tas ke gudang; selain itu bubuk PVC dapat dimasukkan ke dalam peralatan produksi poliester atau serpihan PET melalui saluran pipa secara otomatis, yang sepenuhnya menghilangkan pengumpanan manual, menghemat banyak tenaga kerja untuk pemotongan kantong dan pengumpanan material.
Meningkatkan Efisiensi: manual dapat membongkar komoditas hingga 3 ton dalam satu jam; sedangkan satu kontainer berukuran 20 kaki dapat dibongkar dalam waktu 1 jam dengan mesin pengosongan otomatis, dan satu kontainer berukuran 20 kaki dapat membawa 18 ton bubuk PVC dengan Dry Bulk Liner.
Mengatasi Polusi Debu di Bengkel: pembuangan dan pengumpanan material akan dilakukan dengan mesin, pembongkaran tas dan pengumpanan bubuk PVC manual dihilangkan, polusi debu di bengkel dapat diatasi secara efektif.
+86-(0)532 6609 8998